Wilujeng enjing Wargi Desa Cipanas.
Semoga amal Ibadah Puasanya selalu Allah yang Maha Pengasih terima dan pahala yang besar untuk kita semua.
Kami sadari kami masih banyak kekurangan karena pesan Kepala Desa jangan pernah merasa puas dalam melayani tapi teruslah merasa kurang sehingga itu membuat motivasi kita dalam selalu meningkatkan mutu pelayanan.
Dalam kesempatan bersamaan, Kami mengadakan mushofahah dengan memaknai halal bi halal sebagai jembatan penghubung silaturahim yang bertujuan mengharmoniskan hubungan. Sebab bila diibaratkan sekarang ini, secara nyata dunia sudah menjadi desa kecil sehingga memampukan untuk semua orang berakrab sapa meskipun terpisah jarak bahkan waktu.
Hal ini sebelumnya tidak terbayangkan oleh kita bisa berbicara bahkan melihat secara jarah jauh.
Nabi Muhammad SAW dalam sabdanya mengistilahkan bahwa seluruh penduduk dunia berada dalam satu bahtera yang sama dengan makna lain adalah kian mengecilnya bumi. Sehingga menjaga keseimbangan bumi merupakan sebuah kewajiban setiap penduduknya. "Saya kira konteks pengertian hidup dalam perahu itu semakin nyata dengan hadirnya wabah Covid-19. Karena itu kita perlu merekatkan persaudaraan yang untuk kemakmuran bumi ini," paparnya. Perintah memakmurkan bumi, mengutip apa yang disampaikan oleh Prof Quraishihab dalam muatan berita Media terpercaya, banyak tertuang dalam ayat Al-Qur'an yang bukan hanya ditujukan kepada umat Muslim saja, melainkan kepada seluruh manusia yang menempati bumi. Dengan demikian, menurutnya, melalui halal bi halal diharapkan dapat mengantarkan pelakunya untuk menyelesaikan masalah dengan saudaranya, meluruskan hubungan yang kusut, melepaskan ikatan dosa dari saudaranya dengan jalan memaafkan, mencairkan hubungan yang beku sehingga menjadi harmonis, dan seterusnya. “Kesemuanya ini merupakan tujuan diselenggarakannya halal bi halal,”
@kemendagri