Dalam rangka memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan aktivitas sosial masyarakat, Pemerintah Desa Cipanas kembali mengambil langkah nyata melalui program pendistribusian bantuan listrik untuk masjid. Sebanyak 38 masjid yang tersebar di lima kedusunan telah menerima bantuan ini sebagai bagian dari komitmen desa dalam mendukung kehidupan keagamaan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Program ini bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi wujud nyata perhatian dan kepedulian pemerintah desa terhadap fasilitas ibadah yang menjadi jantung spiritual masyarakat. Masjid bukan hanya tempat shalat, tetapi juga pusat kegiatan masyarakat dari pengajian, pendidikan anak, hingga musyawarah warga. Dengan ketersediaan listrik yang memadai, aktivitas-aktivitas tersebut kini bisa berlangsung dengan lebih nyaman dan optimal.
Kelima kedusunan yang menjadi lokasi distribusi bantuan listrik ini adalah Dusun I, Dusun II, Dusun III, Dusun IV, dan Dusun V. Setiap kepala dusun berperan aktif sejak proses pendataan, verifikasi, hingga pendistribusian langsung ke masjid-masjid di wilayahnya. Keterlibatan perangkat desa dan kepala dusun ini memastikan bahwa program berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Bantuan listrik ini meliputi pemenuhan kebutuhan instalasi dasar dan peningkatan daya, sehingga dapat menunjang kegiatan rutin seperti penerangan saat shalat Maghrib, Isya, dan Subuh, kegiatan keagamaan malam hari, serta mendukung penggunaan perangkat audio atau multimedia untuk keperluan dakwah dan pendidikan.
Kepala Desa Cipanas menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar desa dalam membangun masyarakat yang religius, mandiri, dan sejahtera. Ia menyampaikan bahwa keberadaan masjid yang layak, nyaman, dan terfasilitasi dengan baik merupakan pondasi penting dalam menjaga moralitas serta memperkuat karakter masyarakat desa.
"Kami sadar bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik jalan dan infrastruktur lainnya, tetapi juga soal spiritualitas dan keseimbangan batin masyarakat. Dengan adanya listrik di masjid, kami ingin memberikan rasa nyaman dan semangat baru kepada para jamaah, terutama anak-anak dan remaja yang aktif mengikuti kegiatan keagamaan," ungkap beliau.
Para pengurus DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) di masing-masing dusun menyambut program ini dengan penuh rasa syukur dan antusias. Banyak dari mereka menyatakan bahwa bantuan ini sangat membantu, terutama bagi masjid-masjid kecil yang selama ini mengalami kendala dalam hal pencahayaan dan penggunaan peralatan pendukung ibadah.
Dengan terangnya cahaya listrik di masjid, semangat ibadah dan kebersamaan warga diharapkan juga ikut menyala. Pemerintah Desa Cipanas berharap bahwa inisiatif ini dapat menjadi contoh program kolaboratif yang mendorong pemenuhan kebutuhan spiritual sekaligus memperkuat keterikatan sosial masyarakat.
Pemerintah Desa Cipanas berkomitmen untuk terus hadir mendukung semua elemen kehidupan warga termasuk dari sisi rohani dan keagamaan. Semoga program ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Cipanas dan menjadi cahaya kebaikan yang tak pernah padam.