Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Assa’idiyah yang tergabung dalam kelompok @kkn__desacipanas2025 menyelenggarakan lokakarya di Aula Kantor Desa Cipanas. Acara ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dosen pembimbing, serta perwakilan pemuda dan perempuan. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama untuk mendukung keberhasilan program KKN sebagai bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
Paparan Capaian Program Kerja
Dalam lokakarya, para mahasiswa memaparkan capaian program kerja yang telah dilaksanakan selama kegiatan KKN. Program tersebut meliputi beberapa bidang utama, antara lain:
-
Pendidikan: pendampingan belajar anak-anak, kegiatan literasi, serta penguatan minat baca.
-
Keagamaan: penyelenggaraan kegiatan keagamaan di masyarakat, pelatihan baca tulis Al-Qur’an, dan pengajian rutin.
-
Pemberdayaan Ekonomi: pelatihan kewirausahaan sederhana, penguatan UMKM desa, serta pendampingan digitalisasi promosi produk lokal.
-
Kesehatan: sosialisasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), penyuluhan gizi, serta kegiatan olahraga bersama masyarakat.
-
Lingkungan: gerakan kebersihan desa, penghijauan, dan kampanye pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.
Selain itu, forum lokakarya juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mendengar masukan dari masyarakat agar program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan dan memberi dampak nyata.
Apresiasi dan Harapan
Kepala Desa Cipanas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi para mahasiswa KKN yang telah melibatkan diri secara aktif dalam kehidupan masyarakat desa. Beliau menekankan bahwa kehadiran mahasiswa membawa semangat baru sekaligus menambah wawasan bagi warga.
Dosen pembimbing KKN menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa, karena pengabdian mahasiswa bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan juga bagian dari implementasi ilmu pengetahuan yang diharapkan memberi manfaat jangka panjang.
Keberlanjutan Program
Melalui lokakarya ini, besar harapan agar hasil dari KKN tidak berhenti setelah mahasiswa kembali ke kampus. Beberapa program yang telah dirintis dapat terus dikembangkan oleh masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi.
Pemerintah Desa Cipanas berkomitmen untuk melanjutkan kerja sama dengan perguruan tinggi, sehingga desa bisa menjadi laboratorium sosial yang mendukung lahirnya gagasan baru, sekaligus memperoleh manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.
Lokakarya ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menciptakan inovasi serta memperkuat pembangunan desa secara berkelanjutan.